Pengalaman Ujian Microsoft Office Specialist (1)

microsoft office specialist

Salah satu resolusi gw di tahun 2016 adalah mendapatkan sertifikasi internasional. Alasan kenapa ingin mendapatkan sertifikasi internasional adalah karena jaman sudah globalisasi. MEA sudah dimulai, dan pasar kerja semakin kompetitif. Artinya dinamika dunia kerja kini sudah tidak lagi bertolak hanya berdasarkan ijazah semata tetapi skill lain diperlukan. Terutama impian mereka yang ingin bekerja di luar negeri atau perusahaan multinasional.

Sebagian besar dunia kerja sekarang menuntut adanya kemampuan seorang untuk berkembang dan belajar dari sekedar apa yang diajarkan di bangku kuliah. Dan cara membuktikannya dapat melalui portofolio yang kita capai semasa kuliah ataupun melalui sertifikasi. Pengalaman-pengalaman itu memberikan nilai plus ketika seseorang memulai karirnya.

Dan atas dasar itu, gw melakukan refleksi kelebihan dan kekurangan diri. Apa yang bisa dikembangin dan gw melihat salah satunya adalah gw jago menulis dan komputer. Oke ada banyak keahlian komputer diluar sana, gw memfokuskan lagi, apa yang bisa menjual. Gw bisa gambar, itupun dulu waktu SD gw hobi banget gambar. Tapi, menggambar melalui program itu kayaknya gak semudah menggambar di buku gambar. Dan gw ga jago menggunakan aplikasi desain grafis (Walau kemungkinan besar pengen belajar juga)

Lalu akhirnya gw melihat mata kuliah D3 dulu, hampir nilai berkaitan tentang aplikasi Office selama 4 semester selalu dapet A. Cuman pas semester 5 aja dapet A- dan beberapa lamaran kerja mensyaratkan kemahiran menggunakan aplikasi Office. Sebagian besar orang  pasti merasa sudah jago office kalau sering menggunakan dengan komputer, tapi seberapa besar kemampuan mereka betul-betul teruji dan tervalidasi kemampuannya? Tak ada yang menjamin. Kemampuan seorang yang jago harus bisa diuji dan divalidasi melalui ujian yang obyektif baru seseorang dikatakan benar-benar mahir.

Akhirnya gw memutuskan untuk melakukan riset kecil-kecilan. Bahwa ternyata ada banyak sertifikasi yang mengukur kemampuan seseorang menggunakan aplikasi office. Di Indonesia ada namanya yang sertifikasi Computer Literate Certified Professional (CLCP) dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Kompetensi Teknologi Informasi Komunikasi (LSK-TIK) dan diakui BNSP. Sertifikat ini menguji kemampuan literasi komputer di bidang komputer pengolahan kata, komputer lembar kerja, dan komputer presentasi.

Namun, di tingkat global, ada namanya sertifikat yang diakui dan dikenal adalah Microsoft Office Specialist (MOS). Sertifikat ini dikeluarkan resmi oleh Microsoft. MOS adalah sertifikat yang diterima di seluruh dunia sebagai bukti kompetensi seseorang terhadap kemampuan menggunakan aplikasi office.

Jadi, jika seseorang mendapatkan MOS bisa dipastikan orang tersebut memiliki kompetensi yang teruji dan tervalidasi. Apalagi dikeluarkan oleh Microsoft yang mengeluarkan aplikasi office tentu mereka yang memiliki sertifikasi ini akan sangat menjual daripada mereka yang tidak tersertifikasi.

Sayangnya sertifikasi MOS ini biayanya cukup mahal. Di Jakarta, ada International Testing Center yang dilakukan oleh PT Inti Teladan Cendikawan sebagi Authorized Testing Center. Biaya ujiannya adalah Rp 794.000 per ujian. Untuk ikut ujian ini, gw rela menabung demi bisa tersertifikasi!

Jenis dan macam sertifikasi Microsoft Office Specialist

Microsoft Office SpecialistSedikit informasi bahwa sertifikasi Microsoft Office Specialist dibagi menjadi menurut aplikasinya dan menurut versinya. Versi aplikasi Micorosft Office bisa dipilih yang dikuasai: 2007, 2010, 2013, dan 2016 (sertifikasi MOS 2016 belum ada saat ini, walau aplikasi officenya sudah beredar sejak tahun lalu). Dan MOS 2007 juga nampaknya akan pass-out (alias sudah gak tersedia).

Buat yang ingin sertifikasi MOS 2016, gw sarankan untuk memilih ujian yang MOS 2013, secara tampilan tidak ada perbedaan, kecuali beberapa fitur tambahan seperti salah satunya fungsi “share” yang merupakan kelebihan dari Office 2016.

Ada 7 ujian sertifikasi Microsoft Office Specialist 2013/2010/2007 yaitu:

  • MOS: Microsoft Office Word 2013/2010/2007
  • MOS: Microsoft Office Excel 2013/2010/2007
  • MOS: Microsoft Office PowerPoint 2013/2010/2007
  • MOS: Microsoft Office Outlook 2013/2010/2007
  • MOS: Microsoft Office Access 2013/2010/2007
  • MOS: Microsoft SharePoint 2013/2010/2007
  • MOS: Microsoft Office OneNote 2013/2010/2007

Kamu bisa memilih program mana yang paling dikuasai atau versi yang dikuasi (2013, 2010, 2007). Buat yang berhasil lulus dari salah satu ujian di atas akan mendapatkan predikat sebagai “Microsoft Office Specialist”. Predikat “Microsoft Office Specialist” tidak berdasarkan versi aplikasinya.

Specialist > Expert > Master!

Buat kamu yang suka tantangan, selain sebagai seorang “microsoft office specialist” ada tingkatan lainnya yang lebih tinggi yaitu “Expert”. Mereka yang mendapatkan predikat Microsoft Office Specialist Expert pun harus lulus salah satu dari track berikut:

  • Track Word Expert: MOS: Microsoft Office Word Expert Part 1 dan Part 2
  • Track Excel Expert: MOS: Microsoft Office Excel Expert Part 1 dan Part 2

Lalu apa perbedaannya yang ujian “biasa” dengan ujian “expert”? Tentu yang Expert lebih sulit dan lebih menyeluruh daripada yang biasa.

Selain “Expert” ada lagi diatasnya yaitu “Master”. Sertifikat Microsoft Office Specialist Master 2013 diberikan mereka yang berhasil lulus minimal 4 ujian dari track yang ditentukan (perlu diingat ini track ini berlaku untuk versi 2013, untuk yang 2010 atau versi sebelumnya berbeda lagi):

  • Track Master 1: MOS: Microsoft Word Expert + Excel Core + 1 pilihan bebas (Power Point, Outlook, Access, SharePoint, OneNote)
  • Track Master 2: MOS: Microsoft Excel Expert + Word Core + 1 pilihan bebas (Power Point, Outlook, Access, SharePoint, OneNote)
  • Track Master 3: MOS: Microsoft Word Expert + Excel Expert

Seperti apa ujian MOS 2013?

Ujian MOS 2013 itu sepenuhnya adalah simulasi proyek tertentu yang harus diselesaikan dalam kurun waktu 50 menit. Ujiannya 100% komputer dengan terkoneksi langsung dengan internet jaringan Certiport Pusat. Ujian MOS 2013 tidak ada pilihan ganda. Jadi jika Anda tidak bisa menembak walaupun kepepet. Hehe….

Simulasi proyek yang seperti apa? Proyek pekerjaan aslinya. Temanya macam-macam. Well sebagai contoh gw ujian Word Expert, proyek yang dikerjakan adalah membuat semacam brosur buklet cuman 3 halaman. Ketika ujian pun dimulai, gw  dihadapkan pada dokumen brosur yang kira-kira udah jadi 50% (jadi gak dimulai dengan halaman yang benar-benar kosong).

Terdapat instruksi-instruksi apa yang harus dilakukan di setiap soal. Soalnya cuman “12” tapi setiap soal ada 2 – 3 instruksi pengerjaan. Peserta ujian juga akan diberikan referensi gambar dokumen yang sudah “jadi”. Oiya semua instruksi soal ujian dalam bahasa Inggris. Harus teliti, dan jangan improvisasi berlebihan atau mengerjakan yang tidak diminta. Misalnya instruksi “tolong cetak tebal kalimat ini!”, tapi anda salah mencetak tebal, “tolong cetak tebal kalimat ini” (Anda melupakan tanda serunya “!”), hal ini akan dianggap dianggap salah. Lulus atau tidaknya akan terlihat langsung beberapa detik setelah ujian selesai. Jadi, tidak perlu menunggu lama untuk melihat hasil kelulusannya.

Pengalaman ujian pertama

Dari awal ujian gw uda berniat untuk mendapatkan titel sebagai “Microsoft Office Specialist Master” ya kalau diinget-inget alasan gw kenapa memilih track sebagai seorang master pertama adalah gw uda belajar hampir 5 semester dijejelin berbagai aplikasi office dan nilai “A” dengan nilai akhir diatas 90, rasanya udah familiar dengan Word, Power Point, Excel, dan Access walaupun itu versinya 2007 (Dan gw ujian 2013), walaupun tidak ada sedikit perbedaan berarti antar versi tapi basic-nya sama. Kedua adalah gw ingin menguji kemampuan dan kompetensi gw apa gw masih inget yang dipelajari atau gak.

Dengan pede-nya gw langsung memilih ujian ‘MOS Word Expert Part 1’ sebagai ujian perdana. Tepatnya Februari 2016 gw mengikuti ujiannya. Setahu gw, ujian sertifikasi Microsoft Office Specialist di Jakarta cuman ada di Plasa Sentral Sudirman Lantai 15 yang diadakan oleh PT Inti Teladan Cendikawan, dan kebetulan mereka bisa mengelar ujian individu. Gw uda googling ujian MOS 2013 di Jakarta yang lain, ga ada selain yang di Plasa Sentral Sudirman.

Gw belajar dari buku MOS 2013 Study Guide: Word Expert karangan John Pierce sebelumnya dan ada latihan soal yang bisa diunduh dan cukup membantu sedikit (ya sedikit karena latihan soalnya gak banyak). Sayangnya buku-buku lokal yang diterbitkan di Indonesia belum sanggup meng-cover apa yang diujikan di MOS Expert (walaupun di buku tersebut sudah diberi label level “mahir”).

Ujian dimulai….

Pada hari ujian, gw dateng 30 menit sebelum ujiannya. Gw diminta nunggu sambil dipersiapkan tempatnya. Gw langsung diperkenalkan oleh Proctor (pengawas ujiannya) yang bernama Pak Abin. Pak Abin langsung memberikan instruksi dan penjelasan singkat seputar ujiannya. Ada beberapa hal yang gak boleh dibawa selama ujian berlangsung seperti tidak boleh membawa tas dan dompet ke tempat ujian. Dan gw ujian di sana seorang diri dan gak ada peserta lain, hiks!

Aplikasi ujian Certiport sudah dibuka. Pak Abin kemudian memasukan passport Proctor serta identitas gw. Dilayar diberikan petunjuk pengerjaan soal serta beberapa simulasi. Oke, gw paham. Selama ujian kita tidak boleh istirahat, keluar ruangan, atau mengobrol dan diwajibkan untuk selalu save dokumen pekerjaan kita (jaga-jaga jika terjadi mati lampu).

Ujian dimulai, waktu sudah berjalan, terdapat dokumen booklet brosur setengah jadi yang harus gw kerjakan. Terdapat instruksi jumlah brosur yang harus jadi sebanyak 4 halaman dengan contoh halaman yang sudah jadi sebagai rujukan. Soal pertama masih gampang, suruh menghapus semua komentar yang ada di dokumen Word. Oke bisa, dalam hati. Soal kedua juga masih gampang, suruh menganti warna tulisan dengan warna yang ditentukan RGB-nya. Oke bisa! Soal ketiga, mulai susah, membuat Style baru, mengubah Style yang lama, lalu menyimpannya. Keempat, dan seterusnya makin susah, dari mengubah block, mengatur block, template properties, bahkan hingga meletakan gambar yang harus persis berapa inch dari sebelah kiri, kanan, atas, bawah sesuai yang diminta soal!

Oke kepala gw mulai panas dalem, waktu mulai berjalan mundur tinggal 20 menit lagi. Rasanya cepet banget 30 menit berlalu. Ini juga baru halaman pertama men! Belum 2 halaman selanjutnya! Skip halaman pertama,langsung ngerjain halaman selanjutnya entah kenapa tiba-tiba terjadi error, ketika gw ngerjain halaman kedua dokumennya di scroll gak keluar! Alias blank kosong. Lantas gw langsung tanyakan ke pengawas. Dan pengawas memeriksa galatnya.

Ujian berakhir….

Alhasil tampaknya pengawas juga bingung dengan apa yang terjadi. Halaman 2 dan 3-nya yang tidak muncul. Dia pun langsung memfoto lembar yang gw kerjakan tersebut di kameranya dan merekamnya di HP. Dan ujian berakhir, hasilnya nilai gw 300/1000 dan standar lulusnya 700/1000. Pengawas ujian bilang akan menghubungi kembali soal masalah tadi dan meminta maaf terjadi hal yang tidak diinginkan. Agak seneng juga karena bisa mengulang lagi ujiannya dan gw juga gak nyangka kalau ujian Word Expert melampaui dari apa yang gw duga! (Bersambung ke Bagian 2)

26 Comments

  1. selamat sore mas Jaka,
    saya mau bertanya nih, waktu ujiannya bebas jam berapa aja?
    terus, langsung bayar ditempat?
    dan untuk ujiannya apa bisa langsung ke level master?

    terimakasih mas Jaka…

    1. Dari pengalaman saya:
      1. Jam ujian kita yang tentukan bisa jam berapa aja tapi harus reservasi dulu seminggu sebelumnya
      2. Reservasi bisa dilakukan dengan datang langsung atau melalui email, tapi saran saya sebaiknya reservasi melalui email saja dan pembayarannya via ATM. Alamat emailnya nanti saya fwd melalui email
      3. Bisa langsung MOS-Master, berarti harus ikut 4 ujian sekaligus

  2. Sore mas jaka, saya mau bertanya nih.
    Kalau engga lulus mos kira2 tetep dapet sertifikatnya ga? Terus keteranganya apa ya? Apa masih bisa digunakan walau tidak lulus?

    1. Malam mba Riani, saya jawab yah
      1. Jika tidak lulus, kamu tidak dapat sertifikat. Syarat kelulusan untuk dapat sertifikat nilai minimal adalah 700 dari 1000 poin.
      2. Jika tidak lulus, cuman dapat skor nilai saja dan di situ ada keterangannya FAILED (GAGAL). Kerugiannya uangnya hangus.
      3. Skor nilai tidak bisa digunakan baik untuk melamar kerja/promosi kerja. Ga mungkin kan, kita ngasih skor nilai ke perusahaan yang ada tulisannya FAILED?

      Jika tidak lulus, silahkan coba lagi sampai lulus, tidak ada batasan untuk mencoba berkali-kali ujian. Terutama untuk meraih sertifikat yang expert, cukup bayak kok saya baca dari blog luar sana yang mencoba 3-5 kali ujian untuk mendapat sertifikat MOS Expert.

  3. Maaf saya mau nanya dikampus saya akan diadakan ujian sertifikasi MOS dan saya ambil ms word 2013 bagaimana triknya supaya bisa lolos ya? Bentuk soalnya bagaimana? dan berapa persen soal yang harus dijawab benar agar lulus?

    1. Wah maaf baru dibalas, soalnya dalam bentuk praktik kemahiran, bukan dalam bentuk pilihan ganda. Ujiannya terkoneksi dengan internet langsung. Terus akan diminta instruksi-instruksi pada soal. Misalnya, instruksinya menyuruh “tulisan ini di bold”. Jika pada simulasi praktik: “tulisan ini di bold” (salah), “tulisan ini di bold” (benar). Standar lulusnya 700/1000, tapi bagaimana perhitungannya bisa dapet sampai 700 itu saya juga kurang paham perhitungannya karena skor muncul ketika waktu ujiannya habis.

      Gimana supaya berhasil, tips dari saya sih rajin2 latihan. Dulu saya beli software persiapan dari GMetrix utk lisensi 1 tahun (yang harganya satu jutaan waktu itu), dan karena saya mau ambil mos master jadi mesti well prepared. Software tersebut sangat amat membantu persiapan dari GMetrix utk lolos sertifikasi MOS. Kalau berminat beli bisa: https://shop.certiport.com/category-s/1906.htm

    1. Tergantung penyelenggaranya, kalau di ITC Internasional sepanjang yang saya tahu tidak ada.
      Saya pernah dengar di Trisakti ada kursus persiapannya yang biayanya terpisah dengan biaya ujian.

  4. Ka, mau nnya. Saya kan kmren baru aja ujian nih, terus lulus yang key application. Trus besoknya saya mau cek sertifikatnya di appnya dan ternyata saya malah masuk ujian lagi, dan saya lulus lagi. Kalau seperti itu bagaimana ka?

  5. Bang untuk mengikuti ujian mos itu bisa ga ngambil yg 2007 ? Dan menurut kamu bang lebih baik yg 2007 atau 2013 ? Mohon jawabannya bang

    1. Saya habis mengecek di situs: https://itc-indonesia.com/microsoft-office-specialist-mos/?lang=en#1516779021661-4217686f-99c9
      Dan ujian untuk MOS 2007 sudah tidak diselenggarakan lagi. Sebaiknya ikut yang 2013 atau 2016 lebih baik.
      Saya pribadi menyarankan MOS 2016 karena:
      – Di kantor-kantor besar di Jakarta, umumnya sudah menggunakan versi 2016 karena lisensi Microsoft yang semakin murah jadi kantor2 untuk menghindari plagiat umumnya menggunakan Microsoft Office terbaru.
      – Kurang lebih 5 tahun mendatang, sertifikat 2016 yang kamu miliki masih relevan. Terlepas entah nanti Microsoft akan meluncurkan Office terbaru lagi atau tidak.
      – Office 2007 itu agak jauh fitur dan tampilannya daripada Office 2013, sedangkan Office 2013 dan 2016 tampilannya cenderung mirip.

  6. Ka, saya tertarik untuk memakai buku yang kaka pakai. Tapi saya search sepertinya tidak dijual di dalam negeri. Kaka belinya dimana ya?

Tinggalkan Balasan ke Alip Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentLuv badge

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Maaf. Proteksi konten.